Fitur edit foto di Gemini AI, yang populer disebut Nano Banana, terus mendapat pembaruan signifikan dari Google. Sejak pertama kali terintegrasi ke aplikasi Gemini pada Agustus lalu, fitur ini sempat viral dan mencatat 13 juta pengguna hanya dalam empat hari, dengan total lebih dari 5 miliar gambar dihasilkan pada pertengahan Oktober. Enam bulan berselang, Google resmi merilis Nano Banana 2 ke publik — versi yang diklaim lebih cepat, lebih murah, dan lebih presisi dalam mengikuti instruksi pengguna.

Gemini AI Foto: Apa Sebenarnya Nano Banana Itu?

Nano Banana adalah nama panggilan untuk kemampuan pembuatan dan penyuntingan gambar bawaan Gemini, yang secara resmi dibangun di atas model Gemini Image. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat maupun mengedit gambar hanya dengan perintah bahasa alami — tanpa perlu keahlian desain atau software editing yang rumit.

Beberapa kemampuan utamanya meliputi:

  1. Konsistensi karakter — wajah, identitas, dan detail penting seseorang tetap dipertahankan meski ditempatkan dalam adegan atau gaya yang berbeda.
  2. Edit foto lewat perintah teks sederhana — cukup ketik instruksi seperti "ubah warna baju jadi biru" atau "hilangkan objek di latar belakang", dan Gemini akan menerapkannya secara natural.
  3. Restorasi foto lama — memperbaiki foto rusak, memulihkan warna pudar, dan menghilangkan goresan.
  4. Transformasi gaya visual — mengubah foto menjadi gaya kartun, sketsa realistis, hingga versi action figure atau miniatur yang sempat viral di media sosial.
  5. Watermark SynthID — setiap gambar yang dibuat atau diedit di Gemini dibekali watermark digital tak kasatmata, sehingga bisa diverifikasi apakah gambar tersebut hasil AI Google atau bukan.

Saat ini, Nano Banana tersedia dalam beberapa varian model — mulai dari versi cepat dan hemat biaya (Nano Banana 2 Lite), versi generalis serbaguna (Nano Banana 2), hingga versi Pro untuk kebutuhan visual paling kompleks dengan akurasi brand dan kontrol kreatif lebih tinggi.

Gemini AI Edit Foto Berdua: Gabungkan Dua Foto Jadi Satu

Salah satu pembaruan yang paling banyak dicoba pengguna adalah kemampuan menggabungkan dua foto berbeda menjadi satu gambar baru yang menyatu secara alami. Fitur ini cocok untuk kebutuhan seperti membuat foto berdua dengan orang lain, hewan peliharaan, atau bahkan menyatukan diri sendiri dengan objek imajinatif yang sebelumnya tidak ada dalam foto asli.

Caranya cukup sederhana:

  1. Unggah dua foto yang ingin digabungkan ke Gemini — misalnya foto diri sendiri dan foto teman, atau foto diri dengan hewan peliharaan.
  2. Beri instruksi konteks yang jelas, misalnya "gabungkan kami berdua sedang bermain basket di lapangan".
  3. Gemini akan memadukan pencahayaan, perspektif, dan bayangan dari kedua foto agar hasilnya terlihat menyatu dan tidak terkesan seperti tempelan.

Google turut menekankan bahwa proses ini dirancang mengikuti logika dunia nyata, sehingga elemen dari kedua foto — seperti arah cahaya dan skala objek — tetap konsisten pada hasil akhir, bukan sekadar digabung secara kasar.

Google Gemini AI Edit Foto di HP: Bisa Dilakukan Tanpa Aplikasi Tambahan

Kabar baiknya, seluruh kemampuan Nano Banana ini bisa diakses langsung lewat aplikasi Gemini di ponsel, tanpa perlu memasang aplikasi edit foto tambahan. Berikut langkah dasarnya:

  1. Buka aplikasi Gemini di HP, lalu pilih menu alat dan klik "🍌 Buat gambar".
  2. Pilih model yang diinginkan — Cepat, Penalaran, atau Pro — tergantung tingkat kompleksitas hasil yang diharapkan.
  3. Unggah foto yang ingin diedit, lalu tuliskan instruksi editan secara spesifik. Semakin detail instruksinya, semakin akurat hasil yang diberikan Gemini.
  4. Jika hasil belum sesuai, pengguna bisa memilih menu titik tiga lalu memilih "Buat ulang dengan Pro" untuk mendapatkan hasil dengan kualitas lebih tinggi (khusus pengguna Google AI Pro, Plus, atau Ultra).

Selain lewat aplikasi Gemini, kemampuan Nano Banana 2 juga sudah terintegrasi ke sejumlah layanan Google lain seperti AI Mode dan Lens di Google Search, serta Flow, sehingga pengguna punya beberapa pintu masuk untuk mengedit foto langsung dari HP.

Bagian dari Ekspansi Besar Gemini 3

Pembaruan Nano Banana 2 ini berjalan beriringan dengan peluncuran Gemini 3 pada November lalu, model yang menurut laporan Reuters berhasil mendorong keterlibatan pengguna secara signifikan dan membantu aplikasi Gemini mencatat 750 juta pengguna aktif bulanan pada akhir Desember. Kombinasi kemampuan penalaran Gemini 3 dengan Nano Banana membuat proses edit foto tidak lagi sekadar generate gambar acak, tapi bisa memahami konteks visual secara lebih mendalam — misalnya menjaga logika pencahayaan dan proporsi objek saat menggabungkan beberapa elemen dalam satu gambar.

Dengan kemudahan akses langsung dari HP dan peningkatan kualitas hasil di setiap pembaruan, tidak mengherankan jika fitur edit foto Gemini AI ini terus jadi salah satu kemampuan yang paling banyak dieksplorasi pengguna sejak pertama kali dirilis.